Yak berjumpa lagi dengan saya kawan, di malam yang cerah ini tiada mendung, bintang dan awan, dan tentunya tiada matahari *bodoh, ingat bayu, ini malam hari (sugesti)* Saya Bayu "gondhez" yang telah lama meninggalkan dan menggantungkan blog ini seperti tanpa status hubungan sama sekali bakal balik buat nge-post lagi, yang pastinya aku bakal ceritain yang seru-seru *boleh dong di seruin, alah! apaan* yang barusan ku alami hari ini.
Di awali dengan tragedi bangun pagi yang sudah menjadi rutinitas se-hari-hari dan dengan berhiaskan liur pagi bacin di sebelah kiri bibirku sebagai tanda puncak kenikmatan tidur walaupun tanpa mimpi, ingat! hidup berawal dari mimpi!!! beli bukunya segera di toko buku terdekat *promosi*. Cukup! CUKUP!!! hentikan semua ini!!! *allllaaahhh!*. Dan tau gak kenapa aku kali ini gak pake bahasa "ELO GUE"?? gak tau?! Village!!! yak betul sekali yang di sana, yak apa jawabannya? kok diem aja? *gila* Karena Gue eh aku gak mau di bilang anak sok eksis nan gaul serta rupawan *boleh dong di gauli, ups!*. Rupawan? ya sangat rupawan kan diriku? bagaikan Cristiano Ronaldo yang sedang sesi foto majalah Play Boy tanpa busana, lebih tepatnya lagi aku lebih mirip sama pantatnya *eh.
Oke, kita masuk ke pokok cerita setelah sekian lama aku menunggu untuk kedatanganmuuuuu..... eh kok malah jadi lagu sih ckckck. Yak, Rabu pagi setelah mandi ku lanjutkan rutinitasku dengan menyentuh dan mendorong tombol TV sedikit ke dalam sehingga Televisi itu pun menyala, seperti biasa langsung setel Mamah Dan Aa!! Curhat doooong *mulai gilanya*. Di lanjut dengan prosesi menunggu si adek kesayangan *sayang bangeeet* namun kurang rupawan, untuk berangkat bareng ke sekolah. Hampir tiap pagi aku selalu kelahi sama tu anaknya bapakku sama ibuku yang ke dua yang lebih tepatnya lagi sering ku panggil adek. YAK!!! sesampainya di sekolah dengan sedikit membawa muka datar tanpa ekspresi namun ber ekspresi *hallah!* ku gendong tas merahku di pundak, guruku tersayaaaang guru tercinta, tanpamu apa jadinya akuuuuu...... Halah! malah lagu lagi, aku berjalan menyusuri lorong sekolah menuju ruangan tempurku, ya, hari ini saatnya aku dan para pelajar di sekolahku yang satu angkatan denganku untuk bertempur melawan soal mate"MATI"ka yang jadwal santapnya sudah di tetapkan pukul 7.30, jam berapa sekarang? Shit! 7.29, namun belum tercium hawa pertempuran di sekitarku.
Akhirnya paket berisi soal-soal pertempuran itu pun datang dan di bagi, sungguh ini menegangkan bagiku......Keteganganku tidak berhenti sampai di situ karena eh karena si penjaga itu pun menampakkan wujud sesungguhnya, ya, dialah Mr. S, pengawas sekaligus guru sejarah yang rupawan tiada tanding dan tangkis. Detik demi detik pun berlalu, dia selalu menampakkan wajah garangnya itu sembari terus berjalan mengelilingi seluruh isi ruang tempur untuk mengawasi kita-kita sehingga tidak ada noda kecurangan dalam pertempuran itu yang berangsung sangat sengit selama 2 jam. Tanpa duduk, Mr. S terus mengawasi jalannya pertandingan "aduh paaaaak, tolong anak-anakmu ini yang sedang tidak bisa mengerjakan soal matematika, duduk lah DUDUKlah!!!!!!!!!!!" *gumamku*. Waktu terus berjalan dan bapak itu tiada menyentuh singgasananya, itu semakin meyakinkanku bahwa sepertinya Mr. S sedag terserang penyakit "AMBEIEN". Yak itu penyakit yang sangat menyakitkan bung, penyakit yg memilih tempat kejadiannya di dalam anus sehingga si penderita merasa sakit dan tidak nyaman bila duduk ber lama-lama. "Sepertinya bukan bapaknya yang ingin mengawas kita, tapi dorongan dari penyakitnya itu yang mungkin sangat menyakitkan, ouch!" *gumamku versi ke 2*. Gagal nyontek, dan pasrah dengan entri jawaban yang berbau "gambling" (read: ngasal) dan tertunduk lemas di pelataran kursi depan kelas dengan wajah melas tak ada semangat berbekas, ooouuuuuhhhhhh.................
Dan akhir kata, setelah itu aku hanya bisa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga dengat rahmat dan hidayahnya Allah SWT. memberikan keridhaannya untuk menuntaskan nilai kami semua, Amin......
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Matur tengkyu.............
No comments:
Post a Comment